pulang..

June 29th, 2008 by velocityofryane

dia pulang ke suatu tempat yang disebutnya ‘rumah’, sebentar saja (kalau 19 hari itu boleh dibilang sebentar sih)

dia pulang ke suatu tempat yang bahkan tidak tergambar jelas didalam peta meskipun hamparan hijau pepohonan dan lekuk jalan di lereng gunung itu tergambar jelas dalam ingatannya..

dia pulang ke tempat, dimana dia pernah menghabiskan masa kecilnya bersama orang-tua serta saudara yang disayanginya; dengan tawa dan tangis bahkan melakukan banyak hal untuk tetap bertahan hidup bersama keluarganya disana dan kini ia membawa luapan kerinduan akan itu untuk seluruh keluarganya..

dia pulang untuk menunjukkan kepada akarnya, bahwa dia tidak pernah lupa akan asalnya..

dia pun pulang untuk melangitkan do’a di pusara Ibu yang sangat dicintainya..

dan tidaklah ia lupa..

bahwa dia pun pulang untuk menyampaikan berita suka-cita atas perempuan yang telah dipilihnya, yang semoga akan selalu mendampinginya untuk mencapai tujuan hidup dijalan-Nya, kelak..





Yah, 17 hari lagi..
semoga dia tidak lupa pulang; untuk kembali menggenggam erat jemari kekasihnya, melangkah bersama menanti sampai hari ‘itu’ tiba..

manik-manik,
aku menunggu dirimu pulang nih..

dia pergi…

August 1st, 2007 by velocityofryane
"ambil" kata-Mu..
"jangan" kata-ku..
"tetapi harus Ku ambil" kata-Mu..
"jangan dulu deh" kata-ku..
"sudah tiba masanya, sayang" kata-Mu..
"ya.. ya.. aku tau, tetapi tolong jangan sekarang" kata-ku..
"tidak bisa!" ucap-Mu tegas menggelegar..
"tolong jangaaannn" tangis-ku tumpah..

Penggalan percakapan dengan entah siapa, diantara sadar dan tidak, pada suatu malam ketika Asmaul Husna mendayu dibibir dan terdengar menghanyutkan ditelinga.. Malam sebelum berita pagi yang tidak biasa, yang membuat sekujur tubuh lemas lunglai, yang membuat darah dari ubun-ubun terhempas hingga ke ujung kaki.
Iya, ternyata ini benar-benar terjadi. Dia datang mengambil salah satu orang paling penting dalam langkah kehidupan-ku. Memang sudah waktunya. Memang sudah tiba masanya. Wajah tangguh artifisial itu memang tidak lagi kuat menahan sakitnya, yang terdengar kemudian hanya rintihan perih seorang renta, mencoba memendam sakitnya hanya untuk menyatakan kepada dunia bahwa "Aku tidak sakit!! Aku sehat-sehat saja!!".
Memang seperti itulah sosok Opung dimata-ku. Lelaki berumur hampir 76 tahun (jika Dia masih memberikan kesempatan menghirup udara milik-Nya) itu selalu saja menyimpan sendiri rasa sakit yang dideritanya, hingga hari itu tiba.
25 Juli 2007, pukul 08.20 wib, di salah satu Ruang Intensive Care Critical Unit Rumah Sakit Awal Bros Batam, terlihat raga terbaring kaku, mata memejam tenang, senyum samar terukir, (mungkin) roh-nya masih memandangi kami yang mengelilinginya sambil menyenandungkan lafal merdu Kalimah Syahadat dan Surah Yassin khusus untuknya.
Tidak boleh ada tangisan, seperti pesannya suatu ketika dulu, saat ia menggenggam jemari kecil-ku. Yaa Aku tidak boleh menangis, bukan karena apa, tetapi karena yang hidup akan pergi menuju tempat paling tenang disisi-Nya.
Ada satu hal yang belum sempat kulakukan untuknya, hal kecil yang sangat menyenangkan kami. Memotong kuku kakinya merupakan salah satu kegiatan seru untukku sejak dulu. Sambil memotong kukunya, dia bercerita berbagai macam hal kepadaku, menceritakan kisah-kasihnya dengan nenekku dulu hihihihihi bertemu malu-malu dibawah pohon diatas jembatan. Mirip film India kataku, "memang begitulah orang berkasih-kasih-an waktu dulu!" jawabnya sambil tersenyum. Dan kemudian setiap kali selesai memotong kukunya, sebungkus coklat wafer kesukaan kami tersedia khusus untukku (meski akhirnya kubagi sedikit untuknya hehehe).
Ahhh.. kini, tidak ada lagi Opung dengan suara lembutnya menasehatiku. Tidak ada lagi lelaki rapi-necis itu.
"Opung.. ayuk rindu opung nih"
:: ohh iya, banyak orang bertanya, mengapa ‘Opung’? entahlah.. panggilan itu begitu lekat kepada kami cucu-cucunya, padahal kami bukan berasal dari sana.

too much

December 13th, 2006 by velocityofryane

Cellph_icon2
Jangan pernah meriakan sesuatu yang belum kamu tahu pasti keberadaannya.
Karena itu, berlebihan jika menyebutku demikian.
Padahal aku masih disini, hanya berwujud seorang perempuan akhir zaman.

(pesan singkat untuk you know who you are, dear!)

December 10th, 2006 by velocityofryane

j-e-n-u-h

July 16th, 2006 by velocityofryane

Adjective
Saturated

(source: http://en.wiktionary.org/wiki/saturated)

  • full; unable to hold or contain any more.

Untuk tulisan lebih lanjut, silahkan menuju http://ryanes.blogspot.com

starring: SBY, featuring: si-yance

June 27th, 2006 by velocityofryane

Today, the President of the Republic of Indonesia and Ibu Ani Yudhoyono, together with Ministers, Governor of KEPRI, Mayor of Batam, Members of Parliament, Head of Otorita Batam and Senior Government Official are visiting our Kabil Integrated Industrial Estate to inaugurate 3 project in KITK.

For more information of Press Release, please visit http://ryanes.blogspot.com

Catch archieves 27th June 2006.

(not) a daily journal

June 22nd, 2006 by velocityofryane

New design.

New posting.

New me, as si-kutu-loncat.

Browse: http://ryanes.blogspot.com

you..

June 4th, 2006 by velocityofryane

You’re exceptional! thats all..

IF I KISSED YOU

November 11th, 2005 by velocityofryane

by: Corrinne May Ying Foo

If i kissed you,

Would fireworks fly

Would angels sing with lollipops

Would dinosaurs cry

Would babies all gurgle in laughter and surprise

If i kissed you..

If i kissed you,

What would Michel angelo say

Would he still have sculpted David

Would we be immortalized in clay

Would the poets write of love like ours

Would John Donne have his say

If i kissed you..

You could be the one in a million

You could be the one for me

But i guess i’ll never know if i never try

I guess i’ll just have to grab you in my arms

and kiss you..

If i kissed you,

Would you lose track of time

Would you feel a surge of happiness running up your spine

Would you run naked in the street, with a tattoo of my name on your behind

If i kissed you.. Oh.. If i kissed you.. Yeah, If i kissed you..

CHAOS THEORY

October 3rd, 2005 by velocityofryane

It has been said that something as small as the flutter of a butterfly’s wing can ultimately cause a typhoon halfway around the world..